ANALISIS PENDIDIKAN KARAKTER DEMOKRATIS PADA PESERTA DIDIK KELAS V SD NEGERI MOJOSONGO 3 SURAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.36636/primed.v5i1.6742Keywords:
Pendidikan Karakter, Karakter Demokratis, Sekolah DasarAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendidikan karakter demokratis pada peserta didik kelas
V di SD Negeri Mojosongo 3 Surakarta. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan pendekatan
naturalistik. Partisipan penelitian adalah kepala sekolah, instruktur, dan siswa kelas V SD Negeri Mojosongo 3 Surakarta,
sedangkan tujuan penelitian difokuskan pada pendidikan karakter demokratis pada siswa kelas V SD Negeri Mojosongo
3 Surakarta. Metode pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data
dinilai menggunakan triangulasi sumber dan metode untuk memastikan keakuratan informasi yang diperoleh.
Pendekatan interaktif Miles dan Huberman digunakan untuk analisis data, meliputi tiga tahap utama: reduksi data,
penyajian data, dan perumusan Kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis pendidikan karakter
demokratis pada peserta didik kelas V di SD Negeri Mojosongo 3 Surakarta; 2) menganalisis faktor-faktor yang
mempengaruhi kurangnya peserta didik dalam membentuk karakter demokratis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:
1) pendidikan karakter demokratis di SD Negeri Mojosongo 3 Surakarta efektif dalam membentuk sikap menghargai
pendapat, bekerja sama, dan bertanggung jawab. Hal ini dicapai melalui strategi pedagogis yang mencakup diskusi
kelompok, pemilihan perwakilan kelas, dan promosi perilaku konstruktif. Siswa diinstruksikan untuk mengungkapkan
sudut pandang mereka, merangkul keberagaman, dan berkolaborasi dalam proses pengambilan keputusan; 2) Faktorfaktor yang menyebabkan kurangnya keberanian siswa dalam mengutarakan sudut pandang dan terbatasnya
keterlibatan dalam kegiatan kelas. Keberhasilan pendidikan karakter demokratis dibuktikan dengan tumbuhnya empati,
toleransi, dan rasa hormat terhadap keberagaman dalam interaksi sehari-hari siswa. Kolaborasi antara pendidik, siswa,
dan administrator sangat penting untuk menumbuhkan prinsip-prinsip demokratis dalam lingkungan pendidikan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Primary Education Journals

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





