MAKNA WAWI API ARA PLANGAN DALAM PERKAWINAN ADAT DI DESA NEN BURA KECAMATAN DORENG KABUPATEN SIKKA

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.36636/primed.v4i2.4875

Kata Kunci:

Makna Wawi Api Ara Plangan, Masyarakat Desa Nen Bura

Abstrak

Tujuan untuk mengetahui makna wawi api ara plangan  dalam perkawinan adat di desa Nen Bura Kecamatan Doreng Kabupaten Sikka. Teori yang dipakai adalah teori “makna” yang digagas oleh  Satyanada. Metode penelitian yang digunakana dalam metode penelitian kualitatif. Pendekatan penelitian yang digunakan pendekatan penelitian  deskriptif kualitatif.Teknik pengumpulan data adalah  wawancara,dokumentasi, dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam  penelitian ini, yaitu: 1) redukasi data (data pencarian) 2) display data (penyajian data) 3) vertifikasi (kesimpulan ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat masih berpegang teguh kepada adat istadat,  khususnya dalam perkawinan adat. Makna wawi api ara plangan sebagai berikut: makna religi, makna sosial, makna budaya. Makna religi tersirat doa-doa permohonan pada WujutTertinggi dan restu leluhur. Makna sosial mengatur relasi antara manusia dengan manusia, manusia dengan leluhurnya. Makna kebudayaan.  Pelaksanaan wawi api ara plangan dimaknai secara budaya oleh masyarakat desa Nen Bura sebagai pengetahuan atau ajaran leluhur yang perlu di wariskan dan dipertahankan sebagai bentuk pertanggungjawaban masyarakat Nen Bura kepada amanat leluhurnya.

Unduhan

Diterbitkan

2024-07-25

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

MAKNA WAWI API ARA PLANGAN DALAM PERKAWINAN ADAT DI DESA NEN BURA KECAMATAN DORENG KABUPATEN SIKKA . (2024). Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An), 4(2), 261-268. https://doi.org/10.36636/primed.v4i2.4875

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama