ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS 4 DITINJAU DARI GAYA BELAJAR
DOI:
https://doi.org/10.36636/primed.v5i2.5474Kata Kunci:
Keterampilan Berpikir Kritis, Soal Cerita, Matematika, Gaya BelajarAbstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis keterampilan berpikir kritis dalam menyelesaikan soal cerita, Pembelajaran matematika di sekolah melibatkan lebih dari sekadar pemahaman materi; penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika tentang pecahan dengan memperhatikan gaya belajar peserta didik kelas 4 SDN Madyotaman Tahun Ajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data seperti observasi, kuisioner, tes, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui proses pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar memengaruhi keterampilan berpikir kritis, di mana siswa dengan gaya belajar kinestetik memperoleh nilai tertinggi berkat kemampuan mereka menghubungkan konsep matematika dengan aktivitas sehari-hari. Gaya belajar auditorial juga mendukung keterampilan berpikir kritis, tetapi tidak seefektif kinestetik, sementara gaya belajar visual mengalami kesulitan karena kurangnya elemen visual dalam soal cerita. Penyesuaian metode pengajaran sesuai gaya belajar siswa dianggap krusial untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, dengan faktor-faktor seperti kebiasaan siswa dan keterampilan guru dalam penyampaian materi juga berperan penting dalam mempengaruhi hasil.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Primary Education Journals

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





