Hubungan Dukungan Sosial Dengan Psychological Well Being Pada Mahasiswa Rantau Di Universitas Muhammadiyah Pontianak
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Psychological Well Being Pada Mahasiswa Rantau Di Universitas Muhammadiyah Pontianak
DOI:
https://doi.org/10.36636/psikodinamika.v5i1.5865Kata Kunci:
mahasiswa rantau, dukungan sosial, psychological well beingAbstrak
Mahasiswa rantau adalah mahasiswa yang belajar di perguruan tinggi di luar daerah asal mereka, yang memerlukan waktu tinggal di daerah tersebut untuk menyelesaikan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis mahasiswa rantau di Universitas Muhammadiyah Pontianak. Mahasiswa yang merantau sering menghadapi berbagai tantangan, termasuk tekanan akademis dan perasaan kesepian, yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian ini melibatkan 110 mahasiswa rantau dan berhipotesis bahwa dukungan sosial yang lebih besar, baik dari keluarga, teman, maupun komunitas, akan berhubungan positif dengan kesejahteraan psikologis yang lebih baik.Penelitian ini menggunakan skala dukungan sosial dan skala psychological well-being untuk mengukur hubungan antara keduanya pada mahasiswa rantau di Universitas Muhammadiyah Pontianak. Data dianalisis dengan teknik korelasi Rank Spearman menggunakan SPSS versi 25.0. Hasil yang didapa menunjukkan ada hubungan yang signifikan dan positif antara dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis. Artinya, semakin tinggi dukungan sosial yang diterima, semakin baik kesejahteraan psikologis mahasiswa. Kedua variabel ini berada pada kategori sedang, menunjukkan tingkat dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis yang moderat. Penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial memberikan kontribusi sebesar 57,6% terhadap kesejahteraan psikologis (psychological well-being) mahasiswa rantau, sementara 42,4% dipengaruhi oleh faktor lain seperti kepribadian, stres, dan kondisi ekonomi. Semakin tinggi dukungan sosial yang diterima mahasiswa rantau, semakin baik kesejahteraan psikologis mahasiswa.
Referensi
Abidin. Z et al. (2022). Well-Being Konsep, Penelitian dan Penerapannya di Indonesia. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Fitri, S., Luawo, M. R., & Noor, R. (2017). Gambaran Kesejahteraan Psikologis Pada Remaja Laki-Laki di SMA Negeri Se-DKI Jakarta. Jurnal Bimbingan Konseling, 6(1), 50-59. Retrieved from https://doi.org/10.21009/insight.061.05
Halim, C. F., & Dariyo, A. (2016). Hubungan Psychological Well-Being dengan Loneliness Pada Mahasiswa yang Merantau. Jurnal Psikogenesis, 4(2), 170-181.
Ismail, R. G., & Indrawati, E. S. (2013). Hubungan Dukungan Sosial dengan Psychological Well Being Pada Mahasiswa STIE Dharmaputera Program Studi Ekonomi Manajemen Semarang. Jurnal Empati, 2(4), 416-423. Retrieved from https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/7427
Kurniasari, E., Rusmana, N., & Budiman, N. (2019). Gambaran Umum Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa. Journal Of Innovative Counseling : Theory, Pratice & Research, 2, 52-58. Retrieved from http://journal.umtas.ac.id/index.php/innovative_counseling
Santrock, J. W. (2012). Life - Span Development : Perkembangan Masa Hidup (Vol. 13). Jakarta: Erlangga.
Sarafino, E. P. (1994). Health Psychology Bio Social Interaction. New York: Jhon Wiley and Son Ltd.
Tambunan, J. A., & Sulistiasih. (2024). Hubungan Dukungan Sosial dnegan Psychological Well - Being Pada Mahasiswa yang Sedang Mengerjakan Skripsi. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 21(1), 90-103.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Desi Apriani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).


