Pendampingan Literasi Digital Berbasis Aplikasi Canva untuk Meningkatkan Keterampilan Desain dan Motivasi Belajar Siswa SDN Wonoayu Wajak
DOI:
https://doi.org/10.33379/at-tamkin.v8i2.9198Kata Kunci:
Literasi Digital, Canva, Keterampilan Desain, Motivasi Belajar, Pendidikan DasarAbstrak
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan dan menganalisis implementasi literasi digital berbasis aplikasi Canva dalam meningkatkan keterampilan desain dan motivasi belajar siswa di SDN Wonoayu Wajak. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari pentingnya literasi digital dalam pembelajaran abad ke-21 serta dukungan fasilitas digital yang memadai di sekolah, seperti ketersediaan tablet Android, laptop dengan spesifikasi terbaru, dan jaringan internet yang stabil. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan langsung di kelas, dimulai dari pengenalan aplikasi Canva, penjelasan fungsi tombol dan menu navigasi, hingga praktik pembuatan karya desain sederhana oleh siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan Canva mampu meningkatkan keterampilan desain grafis siswa, yang ditunjukkan melalui variasi produk kreatif seperti poster dan infografis. Selain itu, motivasi belajar siswa juga mengalami peningkatan, terlihat dari antusiasme, partisipasi aktif, serta rasa ingin tahu siswa dalam menggunakan aplikasi tersebut. Kegiatan pengabdian ini menyimpulkan bahwa implementasi Canva tidak hanya efektif sebagai media pembelajaran digital, tetapi juga berkontribusi pada penguatan literasi digital, pengembangan kreativitas, serta peningkatan motivasi belajar pada jenjang pendidikan dasar. Secara teoretis, kegiatan ini memperkaya kajian literasi digital, sedangkan secara praktis memberikan rekomendasi strategis bagi guru dalam mengintegrasikan aplikasi desain ke dalam proses pembelajaran.
Referensi
Bahanan, M., & Junaedi, R. A. (2025). Pengenalan aplikasi desain Figma dan Canva untuk keterampilan siswa di SDN Kembang 1 Kabupaten Bondowoso. AL-KHIDMAT: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 45–52.
Firdaus, M. L., & Rukmana, K. (2025). Pengembangan media Indomadu untuk meningkatkan literasi digital siswa kelas 6 sekolah dasar. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 9(2), 150–163. DOI: https://doi.org/10.35931/am.v9i3.5068
Hidayat, R., Mustofa, M., & Kurniawan, A. (2022). Pemanfaatan aplikasi Canva untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam pembelajaran berbasis digital. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 9(2), 112–120.
Mustika, R., & Anshori, D. (2023). Integrasi Canva dalam pembelajaran literasi digital untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan, 15(1), 45–58.
Naibaho, L. (2022). Digital literacy through Canva application: Improving students’ learning interest and creativity. International Journal of Instructional Media, 49(3), 275–286.
Setyowati, D., Pratama, Y., & Sari, R. (2023). Literasi digital di era pendidikan 4.0: Strategi dan implementasi. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 8(1), 33–47.
Tanjung, H., Rahmawati, N., & Syahputra, A. (2021). The effectiveness of Canva-based learning media in improving students’ creative thinking. Journal of Educational Technology, 18(4), 223–231.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nur Al Maida, Ratna Fajarwati Meditama, Kiki Darmawan, Nanang Andri Yusuf

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The author who wishes to publish articles in this journal agree with the following conditions:
- Author retains the copyright and simultaneously provides the journal the first publishing rights of the manuscript under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an initial job writing and publishing statement in this journal.
- The author can include in separate additional contractual arrangements for the rich version of non-exclusive distribution of journal publications (eg posting it to the institutional repository or publishing it in a book), with recognition of publishing initially in this journal.
- The author is permitted and encouraged to post their work online (for example: in the institutional repository or on their website) before and during the submission process because it can lead to productive exchanges, as well as earlier and more powerful citations of published works. (See open access policy).