Konsep Desain Bangunan Rumah Tradisional Suku Bugis (Studi Kritik Arsitektur)
DOI:
https://doi.org/10.33379/gtech.v7i2.2091Keywords:
Arsitektur tradisional, Rumah bugis, BudayaAbstract
Konsep arsitektur rumah tradisional Bugis dengan Pemenuhan Kebutuhan ruangan dibangun oleh para leluhur suku bugis, untuk memberikan perlindungan bagi para penduduk bugis saat itu. Adapun Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pro dan kontra arsitektur tradisional rumah Bugis. Penelitian ini dibatasi pada rumah yang memiliki konsep arsitektur tradisional Suku Bugis sebagai tempat hunian, yang bersifat fungsional yang dibangun tahun 90’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tradisional Bugis dengan tatanan ruang berbentuk empat persegi panjang, dan bentuk potongan vertikal terdiri dari tiga bagian yaitu: (1) bagian atas (rakkeang) bagian, (2) bagian tengah (alle bola) dan (3) dasar kolong rumah (awa bola). Adapun hal tersebut memberikan banyak fungsi dalam setiap bagiannya, akan tetapi terdapat kelemahan akibat struktur utama dari kayu memungkinkan lapuk dan mudah terbakar.
References
Akbar, A. M. (2017). Konsep dan Bentuk Ruang Rakkeang Rumah Tradisional Bangsawan Bugis di Bone Sulawesi Selatan. LOSARI: Jurnal Arsitektur Kota Dan Pemukiman, 55–61.
Al-Faaruuq, A. M., & Zulkarnain, A. S. (2020). Kearifan Lokal Rumah Tradisional Bugis Baranti di Kabupaten Sidrap. TIMPALAJA: Architecture Student Journals, 2(1), 68–71.
Alimuddin, A. (2020). Sinkretisme Arsitektur Bugis Pada Towani Tolotang Dan Tolotang Benteng Di Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan. Universitas Hasanuddin.
Beddu, S., Martosenjoyo, T., Latief, M. S., & Ishak, R. A. (2018). Perubahan Bentuk Fasade Arsitektur Rumah Panggung Bugis di Sulawesi Selatan (Studi tentang Perubahan Bentuk Lego-Lego atau Teras). Prosiding Seminar Ilmiah Nasional Sains Dan Teknologi, 4, 25–34.
Hatta, A. J., & Ekomadyo, A. S. (2020). Relasi Jejaring Aktor Masyarakat Suku Bugis Soppeng Dalam Tradisi Mendirikan Rumah (Mappatettong Bola). Jurnal Arsitektur ARCADE, 4(3), 292–300.
Latif, S., Hamzah, B., Rahim, R., & Mulyadi, R. (2019). Identifikasi Kenyamanan Termal Rumah Tradisional Bugis di Iklim Tropis Lembap. Tesa Arsitektur, 17(1).
Liliweri, A. (2019). Pengantar studi kebudayaan. Nusamedia.
Muhammad, A. A., & Alimuddin, A. (2021). Ruang Tamping Sebagai Simbol Kebangsawanan Rumah Tradisional Bugis di Bone Sulawesi Selatan. LOSARI: Jurnal Arsitektur Kota Dan Pemukiman, 72–81.
Muhammad, A. A., Nur, S., & Gani, I. (2022). Analisis Konsep Teritorial Ruang Rumah Tradisional Bangsawan Bugis Di Bone Sulawesi Selatan Dalam Penerapan Merdeka Belajar Kampus Merdeka Bidang Penelitian. LOSARI: Jurnal Arsitektur Kota Dan Pemukiman, 31–41.
Naing, N. (2023). Rumah Mengapung Suku Bugis. Nuansa Cendekia.
Pranata, Y. A., & Suryoatmono, B. (2018). Struktur kayu: analisis dan desain dengan LRFD. Remaja Rosdakarya.
Rachmadyanti, P. (2021). Studi Litearatur: Kearifan Lokal Masyarakat Using sebagai Sumber Belajar IPS di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 6(9), 1447–1453.
Rijali, A. (2019). Analisis data kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81–95.
Saripuddin. (2018). Perbandingan Sambungan Kostruksi Yang Menggunakan Pasak Dan Non Pasak Pada Rumah Tradisional Bugis. Universitas Hasanuddin.
Suliyati, T. (2019). Rumah Bugis sebagai Bentuk Pemertahanan Budaya Masyarakat Bugis di Desa Kemojan Karimunjawa. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 2(2), 203–211.
Supriatna, C., & Handayani, S. (2021). Ungkapan Bentuk Dan Makna Filosofi Dalam Kaidah Arsitektur Rumah Tradisional Minangkabau, Padang, Indonesia. Jurnal Arsitektur Zonasi, 4(2), 307–316.
Sutrisno, M., & Sarwadi, A. (2019). Analisis Formal Fasad Arsitektur Rumah Tinggal Orang Toraja Di Kota Palopo. Nature: National Academic Journal of Architecture, 6(2), 203–217.
Syarif, S. (2020). Konstruksi Nilai-nilai Kearifan Lokal Arsitektur Tradisional Bugis Soppeng. UNIVERSITAS HASANUDDIN.
Wardiman, W., Maru, R., & Badwi, N. (2020). Persepsi Masyarakat Tentang Struktur Makrokosmos dan Simbol Konstruksi Rumah Adat Bugis Berdasarkan Geografi Budaya. LaGeografia, 19(1), 128–138.
Wibowo, R. A., Maringka, B., & Fathony, B. (2021). MUSEUM BUDAYA MELAYU TEMA: ARSITEKTUR KONTEMPORER. Pengilon: Jurnal Arsitektur, 5(02), 73–90.
Zulkarnain, A. S., & Hildayanti, A. (2018). Integrasi Konsep Arsitektur Islam Pada Rumah Adat Saoraja Lapinceng Kabupaten Barru. Nature: National Academic Journal Of Architecture, 5(1), 1–12.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Annisa' Carina, Marji, Khoirul Imam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









