Studi Keamanan Pangan pada Ikan Asap di Wilayah Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.33379/gtech.v7i2.2492Keywords:
smoked fish, total plate count (tpc), formalin, water contentAbstract
Smoked fish is processed fishery products done traditionally. The existence of pathogenic bacteria and damage to smoked fish can cause health problems in the human body. In this study, there were 17 samples of smoked fish with the types of smoked cob and smoked stingrays from traditional market traders. The purpose of this study was to determine the total value of bakery, formalin content and the value of water content found in smoked fish in the Krembangan District, Surabaya City.This study used the pour plate method for the total bacteria test, while the formalin test used the formalin kit. The results of the study showed that the total bacteria in smoked fish was 5.51 x 105 colonies/g, 14 samples were formalin positive and the water content in smoked fish samples ranged from 42% - 58%. This happens because of the poor hygiene and sanitation conditions of traders with an average of 12.25%.
References
Adawyah, R. 2007. Pengolahan dan Pengawetan Ikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Amir, N., Metusalach, M., & Fahrul, F. (2018). Mutu dan keamanan pangan produk ikan asap di Kabupaten Bulukumba Provinsi Sulawesi Selatan. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 11(2), 15-21.
Elisa dan Mimi. 2006. Teknologi Pengemasan. USU. Sumatra Utara.
Hariyati, N, M. Agus K.B, dan Husamah. 2018. Hubungan Higiene Sanitasi Pedagang Sosis Bakar di Car Free Day (CFD) Kota Malang terhadap jumlah Koloni Bakteri. Jurnal Ilmu Dasar. Vol 19(2).
Indraningsih, T., Arianti dan Priyanti, A. 2010. Pengujian Residu dan Cemaran Mikroba pada Daging Kerbau serta Implikasi Nilai Ekonomi. Seminar dan Lokakarya Nasional Kerbau.
Katiandagho, Y., Berhimpon, S., & Reo, A. R. (2017). Pengaruh konsentrasi asap cair dan lama perendaman terhadap mutu organoleptik ikan kayu (Katsuo- Bushi). Media Teknologi Hasil Perikanan, 5(1), 1-7.
Nunik, P, Junianto, dan Titin, H. 2012. Karakteristik Bakteri Caviar Nilem Dalam Perendaman Campuran Larutan Asam Asetat Dengan Larutan Garam Pada Penyimpanan Suhu Rendah (5-10o C). Jurnal Perikanan dan Kelautan. Vol 3(4): 171-175.
Permatasari, I., Handajani, S., Sulandjari,S., dan Faidah,M. 2021. Faktor Perilaku Higiena Sanitasi Makanan pada Penjamah Makanan Pedagang Kaki Lima. Jurnal Tata Boga. 10 (2).
Putri, A. M., dan Kurnia, P. 2018. Identifikasi Keberadaan Bakteri Coliform dan Total Mikroba dalam Es Dung-Dung di Sekitar Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta. Media Gizi Indonesia. 13(1): 41. https://doi.org/10.20473/mgi.v13i1.41-48.
Standart Nasional Indonesia (SNI). 2013. SNI 2725:2013. Persyaratan Mutu dan Keamanan Pangan Ikan Asap.
Sucipto, C. D., 2013. Kemanan Pangan: Untuk Kesehatan Manusia. Gosyen Publishing. Yogyakarta.
Sukmawati. 2018. Identify of Floc-Forming Bacteria in Shrimp. Jurnal Bioscience, Vol. 1(2).
Suntaka, D.F., & Sondakh, R., (2014). Analisis Kandungan Formalin Dan Boraks Pada Bakso Yang Disajikan Kios Bakso Pemanenan Pada Beberapa Tempat Dikota Bitung Tahun 2014. Artikel Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(4), 39-45.
Susanti, Fusvita, A., dan Janhar, I. A. 2016. Identifikasi Salmonella sp. pada Ikan Asap di Pasar Tradisional Kota Kendari. Biowallacea, 3(2): 467–473
Teresa, E., Catalina, L., Carolina A., Leopoldo F., Oscar L., and Iza P. 2005. Streetvended seafood: a risk for foodborne diseases in Mexico. The lancet vol. 5. 69-79.
Winarno. 2004. Keamanan Pangan Jilid 1. M Brio Press. Bogor.
World Health Organization (WHO). 2015. Diarrhoeal disease. Geneva.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ayu Rovita Dewi, Rosida, Dedin Finatsiyatull Rosida

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









