AKUNTANSI SEBAGAI BAHASA KEHIDUPAN SEHARI-HARI: STUDI MULTIPARADIGMA PADA PRAKTIK KEUANGAN RUMAH TANGGA

Penulis

  • Andriati Aziizah Syafitri Universitas Islam Raden Rahmat Malang, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Prodi Perbankan Syariah

Kata Kunci:

akuntansi rumah tangga, bahasa akuntansi, kehidupan sehari-hari, multiparadigma

Abstrak

Akuntansi selama ini lebih sering dipahami sebagai praktik yang melekat pada
dunia bisnis dan organisasi formal. Namun, dalam kehidupan sehari-hari,
khususnya di ranah rumah tangga, akuntansi telah lama dipraktikkan dalam
bentuk sederhana seperti pencatatan pemasukan dan pengeluaran,
penganggaran, serta pengambilan keputusan keuangan keluarga. Penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji dan mengonseptualisasikan akuntansi rumah tangga
sebagai bahasa kehidupan sehari-hari melalui pendekatan multiparadigma.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara
mendalam terhadap pelaku rumah tangga, serta didukung oleh kajian literatur
mutakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik akuntansi rumah tangga
tidak hanya berfungsi sebagai alat teknis pengelolaan keuangan, tetapi juga
sebagai media komunikasi, pendidikan nilai, dan sarana musyawarah dalam
pengambilan keputusan keluarga. Melalui perspektif multiparadigma, akuntansi
rumah tangga dipahami secara beragam: sebagai instrumen rasional (positivistik),
praktik sosial yang bermakna (interpretif), arena relasi kuasa dan emansipasi
(kritikal), representasi performatif yang plural (postmodern), serta sarana refleksi
etis dan religius (spiritual). Dalam konteks budaya dan religius Indonesia,
akuntansi rumah tangga dimaknai sebagai praktik yang menyatukan aspek
ekonomi, nilai kekeluargaan, dan etika keagamaan. Penelitian ini menegaskan
bahwa akuntansi merupakan bahasa yang hidup dalam keseharian keluarga.

Diterbitkan

2025-11-14

Cara Mengutip

AKUNTANSI SEBAGAI BAHASA KEHIDUPAN SEHARI-HARI: STUDI MULTIPARADIGMA PADA PRAKTIK KEUANGAN RUMAH TANGGA. (2025). Jurnal Keuangan Islam dan Akuntansi, 2(1), 43-59. https://ejournal.uniramalang.ac.id/mj-bahrain/article/view/9159