Analisis Kualitas Minyak Kelapa Hasil Dari Berbagai Proses Pengolahan Tradisional
DOI:
https://doi.org/10.33379/gtech.v7i1.1830Keywords:
Minyak Kelapa Tradisional, Kualitas Minyak, Pengolahan Minyak Kelapa Cara BasahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan pengolahan minyak kelapa tradisional dan kualitas minyak kelapa tradisional dari produsen minyak kelapa tradisional dibandingkan minyak kelapa komersial. Rancangan blok lengkap faktor tunggal digunakan untuk penelitian ini, terdiri atas enam level, yaitu produk minyak kelapa tradisional dari produsen Sumberrahayu Moyudan (A), Sumberarum Moyudan (B), Pucanganom Sleman (C), Caturharjo Sleman (D), Sidomulyo Godean (E) di Daerah Istimewa Yogyakarta, dan minyak kelapa komersial/Barco (F). Percobaan diulangi sebanyak tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi Asam lemak bebas, bilangan peroksida, kadar air, warna menggunakan calorimeter dan uji Organoleptik (warna dan aroma). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam pengolahan minyak kelapa tradisional. Produsen Moyudan melakukan tiga tahap proses filtrasi dan pemurnian menggunakan arang aktif, sementara produsen lain hanya melakukan satu filtrasi untuk memisahkan minyak dan “blondo” (coconut meal) tanpa pemurnian. Variasi produsen minyak kelapa tradisional berpengaruh terhadap kualitas minyak. Produk minyak kelapa tradisional terbaik yang kualitasnya mendekati kualitas minyak kelapa komersial adalah minyak kelapa tradisional dari Sumberrahayu Moyudan.
References
Alkaff, H., & Nurlela, N. (2020). Analisa Bilangan Peroksida Terhadap Kualitas Minyak Goreng Sebelum Dan Sesudah Dipakai Berulang. Jurnal Redoks, 5(1), 65. https://doi.org/10.31851/redoks.v5i1.4129
AOCS 2003a. (2003). AOCS Official Method Ca 5a-40, 1997. Official Methods and Recommended Practices of the AOCS. 5th Edn. American Oil Chemist’s Society Champaign, Illinois, 1–2.
AOCS 2003b. (2003). AOCS Official Method Cd 8-53, 1997. Official Methods and Recommended Practices of the AOCS. 5th Edn. American Oil Chemist’s Society Champaign, Illinois, 1–2.
Barlina, R. (2004). Potensi Buah Kelapa Muda Untuk Kesehatan dan Pengolahannya. Perspektif, 3(2), 46–60.
Firdana, P. khoridho, & Dewi, ernika N. (2021). Pengaruh Waktu Pemanasan Terhadap Rendemen Minyak Kelapa Pada Metode Basah. Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, 7(2), 649–654. https://doi.org/10.33795/distilat.v7i2.289
Hutapea, J. N. ., Lavlinesia, & Wulansari, D. (2018). Stabilitas dan Kerusakan Minuman Emulsi VCO (Virgin Coconut Oil) Selama Penyimpanan. Seminar Nasional Fakultas Pertanian Universitas Jambi Tahun 2018, 463–477.
Karouw, S., Santosa, B., & Maskromo, I. (2019). Teknologi pengolahan minyak kelapa dan hasil ikutannya. Jurnal Litbang Pertanian, 38(2), 86–95.
Khoirunnisa, Z., Wardana, A. S., & Rauf, R. (2019). Angka Asam dan Peroksida Minyak Jelantah dari Penggorengan Lele Secara Berulang. Jurnal Kesehatan, 12(2), 81–90.
Kurnianingsih, N. P., Maherawati, & Rahayuni, T. (2020). Pemurnian Minyak Kelapa Tradisional Menggunakan Adsorben Arang Aktif Tempurung Kelapa. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 4(1), 37–45.
Mappiratu, M., Fardiaz, D., & Hasanuddi, A. (2003). Produksi dan aplikasi monoasilgliserol dari minyak kelapa dalam pengolahan santan awet [ Production and Application of Monoacylglycerol Product from Coconut Oil in theProcessing of Coconut Milk ] Metode. Jurnal. Teknol. Dan Industri Pangan, XIV(3), 233–240.
Musafira, Dzulkifli, Fardinah, & Nizar. (2020). Pengaruh Kadar Air dan Kadar Asam Lemak Bebas Terhadap Masa Simpan Minyak Kelapa Mandar. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 6(3), 224–229. https://doi.org/10.22487/kovalen.2020.v6.i3.15344
Ng, Y. J., Tham, P. E., Khoo, K. S., Cheng, C. K., Chew, K. W., & Show, P. L. (2021). A comprehensive review on the techniques for coconut oil extraction and its application. Bioprocess and Biosystems Engineering, 44(9), 1807–1818. https://doi.org/10.1007/s00449-021-02577-9
Paputungan, R., Nikmatin, S., Maddu, A., & Pari, G. (2018). Microstructure of Activated Charcoal from Coconut Shell as Consumables Oil Refining. Jurnal Keteknikan Pertanian, 6(1), 1–6. https://doi.org/10.19028/jtep.06.1.69-74
Polii, F. F. (2016). Pemurnian Minyak Kelapa Dari Kopra Asap Dengan Menggunakan Adsopben Arang Aktif Dan Bentonit the Refining of the Coconut Oil From Smoke Copra With the Activated Charcoal and Bentonite Absorbents. Jurnal Riset Industri, 10(3), 115–124.
Sinaga, A. S. (2019). SEGMENTASI RUANG WARNA L*a*b. Jurnal Mantik Penusa, 3(1,Juni), 43–46. https://e-jurnal.pelitanusantara.ac.id/index.php/mantik/article/view/562
Sitorus, R. Z. S., Djalal, M., Zainal, & Laga, A. (2020). Coconut oil purification using two different concentrations of activated charcoal. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 575(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/575/1/012226
Subagio, A. (2011). Potensi Daging Buah Kelapa sebagai Bahan Baku Pangan Bernilai. Pangan, 20(1), 15–26.
Sulistiawati, E., & Santosa, I. (2015). Efisiensi Proses Basah Dan Kering Pada Pembuatan Minyak Dan Tepung Kelapa Dari Buah Kelapa Segar. Simposium Nasional Teknologi Terapan(SNTT), 3, 37–42.
Syahwandi, M., Rahmalia, W., Saharah, T. A., & Usman, T. (2019). Adsorpsi asam lemak bebas dalam minyak sawit merah menggunakan adsorben abu tandan kosong sawit. Indo, J. Pure App. Chem., 2(3), 121–129. https://ojs.unimal.ac.id/jtk/article/view/3032/2148
Yulianto. (2020). Analisis Quality Control Mutu Minyak Kelapa Sawit Di Pt. Perkebunan Lembah Bhakti Aceh Singkil. Amina, 1(2), 72–78. https://doi.org/10.22373/amina.v1i2.36
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ngatirah, Ganda Siringo Ringo, Adi Ruswanto, Reza Widya Saputra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









